Heading News

11 Dec 2019 08:18

Rapat Koordinasi Alokasi Air

Kudus (10/12)- Rapat Koordinasi Alokasi Air yang dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2019 di Balai PSDA Serang Lusi Juana membahas tentang Pengaliran Air Irigasi Untuk Masa Tanam (MT) 1 Tahun 2019/2020 Daerah Irigasi Sistem Waduk Kedungombo.

Rapat yang berlangsung dari pukul 09.00 WIB ini dibuka oleh Wahyudi Purnomo,ST. Ada beberapa instansi yang turut hadiri dalam rapat ini antara lain, Balai PSDA Serang Lusi Juana, BBWS Pemali Juana, PU Kabupaten Pati, PU Kabupaten Demak, PU Kabupaten Grobogan dan Federasi P3A DI. Sistem Waduk Kedungombo.

Musim hujan yang tidak menentu, menjadikan pasokan air sangat kurang untuk bercocok tanam sehingga para petani hanya dapat melakukan masa tanam 50 % dan olah tanah 50%. Hal inilah yang menjadi tujuan diselenggarakanya Rapat Koordinasi Alokasi Air sebagai salah satu upaya untuk mencapai musyawarah dan mufakat dalam hal kurangnya suplay pengaliran air irigasi, sebagaimana penuturan dari Wahyudi Purnomo,ST. “kurangnya suplay pengaliran air irigasi menjadikan petani diberbagai daerah resah khususnya daerah irigasi sistem Waduk Kedungombo, meskipun demikian kita semua harus berfikir positif agar dapat menemukan solusi untuk mengatasi masalah tersebut” ungkapkanya.

Adapun beberapa hasil kesepakatan bersama dalam sidang rapat alokasi air irigasi untuk Masa Tanam (MT) 1 Tahun 2019/2020 Daerah Irigasi Sistem Waduk Kedungombo yakni:

1. Pengaliran air secara kondisional dari Waduk Kedungombo untuk mencukupi kebutuhan irigasi di Daerah Sistem Waduk Kedungombo diberlakukan sampai batas elevasi 68. 00 m.

2. Rilir air iriigasi dari waduk kedungombo secara normal akan kembali dilayani ketika inflow lebih besar dari rilis rencananya.

3. Untuk areal pertanian yang belum memulai olah tanah disarankan memulai MT 1 2019/2020 setelah intensitas hujan cenderung tinggi.

"Air itu Hidupku, Sungai itu Nadiku, Maritim Adalah Budayaku"
- BPUSDATARU Seluna
Close