Heading News
You are here: Home / Download / Album Kegiatan
Pintu Air Sungai Wulan Dibuka, Genangan Mulai Surut
KUDUS - Genangan di Dukuh Barisan, Gendok dan Tanggulangin, Selasa (21/2) terpantau mulai surut, setelah pintu air Kencing I menuju Sungai Wulan dibuka, sejak Senin jam 18.00. Pada awalnya, pengaliran genangan melalui pintu air sedikit terkendala akibat banyaknya lumpur yang menyumpal. Namun begitu, setelah dibersihkan petugas aliran genangan menjadi lancar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus, Sam’ani Intakoris didampingi Kepala UPT Pengairan II Wilayah Undaan, Jati, dan Kota, Mutarom, mengemukakan hal tersebut, Selasa (21/2). Ditambahkannya, genangan dapat dikurangi dan dialirkan ke Sungai Wulan setelah debit di bawah 150 meter kubik per detik. “Air keluar lancar setelah pintu sempat tersumbat lumpur dan oleh petugas dibetsihkan,” katanya.
Koordinator penjaga pintu air pada Bangunan Pengendali Banjir Wilalung Lama (BPBWL), Noor Ali, menyatakan pada Selasa (21/2) debit Sungai Wulan terpantau 144 meter kubik per detik. Cuaca Kota Keretek dan sekitarnya yang membaik sejak beberapa pekan terakhir diharapkan dapat membantu mengurangi genangan. “Bila kawasan hulu tidak turun hujan, maka debit air akan terus berkurang,” imbuhnya.
Camat Jati Andreas Wahyu, geangan di Desa Jati Wetan saat ini terpantau antara 20 centimeter hingga 40 centimeter. Genangan tertinggi merendam rumah yang posisi lebih rendah dah dari jalan kampung. Di Balai Desa Jati Wetan masih ada 5 kepala keluarga (KK) atau 16 jiwa warga Dukuh Tanggulangin yang mengungsi. “Penyebabnya, rumah warga berada di dataran paling rendah,” tandasnya. (suaramerdeka.com)
"Air itu Hidupku, Sungai itu Nadiku, Maritim Adalah Budayaku"
- BPUSDATARU Seluna











