Heading News
You are here: Home / Download / Album Kegiatan
Pembinaan Konservasi Sumber Daya Air Balai PSDA Seluna
Kudus-Konservasi Sumber Daya air (SDA) merupakan salah satu kegiatan yang menjadi tupoksi Balai PSDA Serang Lusi Juana. Beberapa bangunan konservasi telah dibangun oleh BPSDA Seluna baik di sungai maupun hulu DAS yang diantaranya adalah Chek Dam, Dam Parit, Sumur resapan dan Se Drain Pond. Walaupun bangunan konservasi sudah banyak dibangun namun tidak semuanya staf dan karyawan Balai PSDA Serang Lusi Juana khususnya Seksi Operasi dan Pemeliharaan mengetahui fungsi, manfaat dan kegunaan bangunan konservasi tersebut.
Untuk itu Dinas PSDA Provinsi Jawa Tengah melalui Seksi Pembangunan dan Konservasi Sungai Waduk Pantai menyelenggarakan kegiatan pembinaan konservasi SDA di Balai PSDA Serang Lusi Juana. Pada kegiatan yang dilaksanakan pada hari kamis tanggal 12 September 2013 Pukul 09.30 di ruang rapat Balai PSDA Serang Lusi Juana itu Seksi Pembangunan dan Konservasi Sungai Waduk Pantai menggandeng ahli konservasi dari Undip yaitu Dr. Ir. Sriyana sebagai narasumber. Sedangkan peserta pembinaan dikhususkan pada staf Seksi OP serta para Koperbal dan stafnya di lingkunan Balai PSDA Seluna.
Kegiatan Pembinaan dimulai dari sambutan Pangestu Yudhowono, ST selaku Kepala Seksi Pembangunan dan Konservasi Sungai Waduk Pantai. Dalam sambutannya Kepala Seksi yang terkenal tegas dan lugas ini menyampaikan pentingnya kegiatan konservasi SDA. �Kegiatan konservasi mutlak diperlukan untuk melestarikan kembali Sumber Daya Air yang sekarang mulai berkurang akibat ulah manusia� ungkapnya. Pengestu juga menambahkan bahwa Pembangunan konservasi harus didasari fungsi dan manfaat bangunan tersebut. �Kita membangun harus mengetahui manfaat bangunan tersebut untuk menghindari bangunan itu mubadzir dikemudian hari� lanjutnya.
Sementara itu Kepala Balai PSDA Serang Lusi Juana dalam paparannya yang disampaikan staf OP Balai PSDA Seluna Wahyudi Purnomo, ST lebih banyak menyampaikan kegiatan konservasi yang telah dilaksanakan Balainya. �Sebelum tahun 2012 balai kami lebih banyak melakukan konservasi di sungai, namun setelah itu sesuai arahan dari Dinas PSDA Provinsi Jawa Tengah mulai melakukan kegiatan konservasi di lereng bukit hulu Das yang membutuhkan� papar Wahyudi yang dalam kesempatan itu selain mewakili Kepala Balai PSDA Serang Lusi Juana juga mewakili Kasi OP BPSDA Seluna Sugito Agus Purnomo,S.ST yang memasuki masa purna tugas pada 1 September 2013. Lebih lanjut Wahyudi menyampaikan bahwa sejak tahun 2012 sampai sekarang telah dibangun lebih dari seratus Se Drain Pond di lereng bukit DAS Sungai Logung. �Beberapa lokasi di hulu sungai Logung kondisinya mengkhawatirkan, untuk itu dengan dibangun Se Drain Pond yang fungsi utamanya menahan sedimen dari lereng � lereng bukit mengalir ke sungai diharapkan sedimen yang mengalir ke sungai bisa dikendalikan sehingga tidak mengurangi kapasitas tampung sungai serta sedimen yang tertampung pada lubang � lubang se Drain Pond bisa membantu kesuburan tanah di sekitar Se Drain Pond.
Dalam kesempatan selanjutnya Dr. Ir. Sriyana menyampaikan bahwa keberhasilan konservasi tidak lepas dari partisipasi masyarakat. �Tanpa adanya partisipasi masyarakat disekitar lokasi konservasi mustahil kegiatan ini dapat berhasil karena merekalah orang terdekat yang akan merasakan manfaat dari kegiatan ini� jelasnya. Untuk itu Sriyana menekankan bahwa harus ada pembinaan kepada masyarakat mengenai fungsi dan manfaat bangunan konservasi sehingga setelah mereka mengetahui dapat berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan ini. �Fungsi pemerintah dalam hal ini sebaiknya hanya sebagai fasilitator sedangkan aktor utama dari kegiatan konservasi adalah masyarakat� tambahnya. Kegiatan pembinaan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan peninjauan lapangan terhadap beberapa bangunan konservasi khusunya Se Drain Pond yang telah dibangun Balai PSDA Serang Lusi Juana. (Iyut-OP)
"Air itu Hidupku, Sungai itu Nadiku, Maritim Adalah Budayaku"
- BPUSDATARU Seluna











