Heading News

24 Jun 2012 10:04

Distribusi Air Irigasi Dari Waduk Kedungombo Ditutup Total Mulai Tanggal 15 Juli 2012

Pati - Setelah sebelumnya diawali dengan rapat Pra-PPTPA di Kantor Balai PSDA Serang Lusi Juwana (Seluna) bulan Mei lalu, pada tanggal 14 Juni 2012 dengan difasilitasi Bakorwil I Pati, Balai PSDA Seluna kembali menggelar rapat koordinasi PPTPA dengan agenda utama penutupan pengaliran Jaringan Irigasi Sistem Waduk Kedungombo (JISWKO) dan penentuan awal Musim Tanam Satu (MT.I) tahun 2012/2013. Bertempat di Kantor Bakorwil I Pati, rakor PPTPA dipimpin oleh Kabid Pembangunan Bakorwil I Pati Drs.Totok Handoko HM,MH; Kabid Irigasi & Air Baku (IAB) Ir.Lukito,Sp.1; Kepala Balai PSDA Seluna Ir.Noviyanto,Sp.1; perwakilan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana Soegiyoso dan Perwakilan dari BMKG Jateng. Sedangkan peserta rapat yang diundang meliputi Dinas PU & Dinas Pertanian Kabupaten di wilayah kewenangan Balai PSDA Seluna meliputi Kudus, Grobogan, Pati, Demak, Jepara, Blora dan Rembang. Juga diundang pada rapat koordinasi ini adalah perwakilan IP3A JISWKO mulai dari Sidorejo, Sedadi, Klambu Kiri, Klambu Wilalung dan Klambu Kanan.

Dalam sambutan pembukaannya Kepala Bakorwil I Pati mengharapkan dalam rapat ini dapat menghasilkan keputusan yang dapat diterima semua pihak dan tidak merugikan institusi yang mereka wakili. �Kami mengharap rapat ini menghasilkan keputusan yang bagus untuk kami sampaikan kepada Bapak Gubernur Jateng kemudian� ungkapnya. Pada kesempatan yang sama dari BBWS Pemali Juwana sebagai pihak yang bertanggungjawab dalam pengoperasian Waduk Kedungombo mengatakan bahwa mereka siap mendukung apapun keputusan rapat ini. �Keputusan apapun akan kami dukung selama tidak menimbulkan efek yang buruk pada Waduk Kedungombo� terang Soegiyoso. Sementara itu pada paparannya Kasi Data BMKG Provinsi Jateng menjelaskan bahwa untuk kemarau tahun ini BMKG memprediksi akan berjalan normal, namun walaupun kecil kemungkinan terjadinya el nino harus tetap diwaspadai. �Kami memprediksi kemarau tahun ini berjalan normal dan untuk Jawa Tengah bagian utara kemarau sudah dimulai bulan Mei� paparnya. Sedangkan Ir.Noviyanto,Sp.1 yang mendapat jatah paparan terakhir lebih menyoroti tentang kemampuan Waduk Kedungombo yang kemungkinan hanya dapat melayani selama 86 hari terhitung mulai hari itu apabila merelease 50 m�/det selama 24 jam per harinya. �Kemampuan waduk hanya 86 hari sedangkan tren elevasi waduk terus menurun itu yang perlu menjadi perhatian kita bersama dalam menentukan awal MT.I tahun 2012/2013 mendatang � jelasnya. Rapat sendiri berjalan cukup alot, permintaan dari Balai PSDA Seluna agar distribusi air dari Waduk Kedungombo ditutup pada awal Juli disikapi pro kontra oleh peserta rapat. Salah satu yang menolak adalah perwakilan dari IP3A Klambu Kiri, Sdr.Suratmin, dia menyampaikan bahwa ada sekitar 200_an hektar areal di Saluran Sekunder Wedung yang umur tanamnya di bawah 30 hari sehingga masih butuh air sampai 30 hari ke depan. �Dengan umur tanaman seperti ini yang kurang dari 30 hari rasanya tidak mungkin untuk menghentikan distribusi air pada awal Juli Pak� ungkap Suratmin. Sementara Ketua Federasi Petani Pemakai Air (FP3A) JISWKO, Sdr.Kaspono, menjadi salah satu yang mendukung penutupan pada awal Juli. �Volume Kedungombo semakin berkurang Pak, kami khawatir jika penutupan berlarut-larut, air di Waduk Kedungombo tidak mencukupi untuk Musim Tanam Pertama tahun 2012/2013� terangnya pada pimpinan rapat.

Akhirnya dengan menimbang beberapa alasan yang dikemukakan peserta rapat dan melihat ketersediaan air waduk serta memperhatikan prediksi dari BMKG, akhirnya rakor ini menghasilkan kesepakatan yaitu distribusi air dari Waduk Kedungombo untuk MT.II tahun 2011/2012 ditutup mulai tanggal 1 Juli 2012 jam 17.00 WIB, kecuali areal yang masih membutuhkan air dapat direlease sesuai kebutuhan dalam jam terbatas dan ditutup total tanggal 15 Juli 2012 jam 17.00 WIB (DI.Sidorejo: 0,00 m�/det; DI.Sedadi: 0,00 m�/det; DI.Klambu Kiri: maks.2,00 m�/det (sampai di BKKi.25); DI.Klambu Wilalung: 0,00 m�/det; DI.Klambu Kanan: maks 1,50 m�/det); awal Musim Tanam Pertama Tahun 2012/2013 (MT.I 2012/2013) dimulai pada tanggal 15 September 2012, kecuali DI.Sidorejo dimulai tanggal 1 Oktober 2012; distribusi air irigasi untuk MT.I 2012/2013 dari Waduk Kedungombo muali direlease pada tanggal 15 September 2012 jam 17.00 WIB. �Kami mengharap kesepakatan ini dapat dipatuhi semua pihak yang berkompeten� kata Ir.Lukito,Sp.1 yang bertindak sebagai pemimpin diskusi. Berita acara kesepakatan yang sudah ditandatangani oleh yang berkompeten dengan JISWKO itu kemudian diserahkan kepada Bakorwil I Pati sebagai laporan kepada Gubernur Jawa Tengah. (yud/op)

"Air itu Hidupku, Sungai itu Nadiku, Maritim Adalah Budayaku"
- BPUSDATARU Seluna
Close