Heading News

07 Mei 2012 08:43

Pengisian Blanko Operasi Irigasi Kembali Menggunakan Format 12 Blanko

Kudus-Seperti tahun � tahun sebelumnya, Seksi OP IAB Dinas PSDA Prov. Jawa Tengah kembali mengadakan pembinaan OP Irigasi di balai � balai PSDA wilayah kerjanya. Tanggal 7 Mei 2012 kemarin, Balai PSDA Serang Lusi Juana (BPSDA Seluna) giliran mendapat kesempatan. Acara yang digelar pada jam 09.30 WIB dan mengambil tempat di ruang sidang �Gunungrowo� itu dihadiri seluruh staf OP dan Perwakilan Balai BPSDA Seluna. Dalam sambutannya Kepala Seksi OP BPSDA Seluna, Suharno, ST yang pada kesempatan itu membuka rapat pembinaan OP mewakili Kepala BPSDA Seluna yang berhalangan hadir menyampaikan pentingnya pembinaan OP Irigasi bagi staf OP dalam menjalankan tugasnya sehari-hari. �Dengan adanya pembinaan seperti ini diharapkan masalah - masalah OP Irigasi yang selama ini dihadapi Petugas OP di lingkungan BPSDA Seluna dapat terpecahkan� tegasnya. Menyambung sambutan sebelumnya, Suhartadi, ST yang pada kesempatan itu bertidak sebagai pimpinan tim Pembina OP menambahkan bahwa dengan adanya pembinaan seperti ini diharapkan setiap petugas OP di lingkungan Dinas PSDA Provinsi Jawa Tengah dapat menyamakan persepsi dalam pelaksanaan kegiatan OP Irigasi baik administrasi maupun di lapangan. �Apabila setiap Petugas OP telah memahami pedoman OP irigasi yang ada maka hal itu akan semakin memudahkan kami dalam kegiatan monev OP Irigasi� lanjutnya.

Paparan materi pembinaan OP Irigasi sendiri disampaikan oleh staf senior Seksi OP IAB Dinas PSDA Prov. Jawa Tengah, Hartono, ST. Salah satu hal penting yang disampaikan Hartono, ST pada paparannya adalah kembali digunakannya format pengisian 12 Blanko operasi, yang lebih terkenal dengan sebutan �blanko O�, pada Tahun 2012 ini. Hal itu berdasarkan pada SK Kepala Dinas PSDA Provinsi Jawa Tengah No. 611/851/2012 Tentang Pedoman OP Jaringan Irigasi Tanggal 2 April 2012. Sebelumnya pada tahun 2010 melalui SK-nya, Kepala Dinas PSDA Provinsi Jawa Tengah pernah merevisi pedoman pengisian blanko operasi menjadi 10 blanko. Walaupun pada waktu itu sosialisasi sering dilakukan namun banyak petugas OP dilapangan mengalami kesulitan dalam pengisian blanko O format 10 blanko karena telah terbiasa dengan format lama. �Format pengisian dikembalikan seperti dulu (format 12 blanko), kami berharap hal ini dapat mempermudah pelaporan petugas OP irigasi � terang pria yang telah mengabdi di Dinas PSDA Prov. Jateng lebih dari 55 tahun ini. Sementara untuk format pengisian blanko Pemeliharaan (blanko P), Hartono, ST menjelaskan bahwa tidak ada perubahan atau tetap menggunakan format 10 blanko. Disela-sela paparan, salah satu staf OP BPSDA seluna, Supiyono, ST, menyampaikan bahwa untuk pengisian �blanko O� di BPSDA Seluna telah dilaksanakan namun dengan format 10 blanko sehingga dengan perubahan pengisian format blanko O menjadi 12 blanko dia menyatakan akan menyesuaikannya terlebih dahulu sebelum dikirim ke Dinas PSDA Prov. Jateng. � Kami minta waktu untuk merubahnya pak� serunya.

Rapat pembinaan yang berlangsung dibawah guyuran hujan lebat dan sempat terjadi listrik mati ini akhirnya ditutup pada pukul 12.15 WIB. Pada sela�sela penutupan acara, Suhartadi, ST mengatakan bahwa acara pembinaan seperti ini kedepan nanti akan diarahkan langsung ke perwakilan balai sehingga tim pembina dapat langsung melihat kesulitan petugas OP Irigasi dilapangan dan kemudian memberikan solusi pemecahan masalahnya. Menanggapi hal ini, Suharno, ST menyambut baik namun sebelum ke perwakilan balai, tim pembina perlu berkoordinasi dulu dengan Balai sehingga Balai dapat memfasilitasinya. �Sebaiknya koordinasi dulu dengan kami sehingga kami dapat mengarahkan perwakilan balai mana yang perlu bantuan� terangnya.(yud/OP).

"Air itu Hidupku, Sungai itu Nadiku, Maritim Adalah Budayaku"
- BPUSDATARU Seluna
Close