Heading News

24 Apr 2012 08:23

Memperingati Hari Kartini Yang Ke-133 DWP Balai PSDA Seluna

Kudus, tanggal 20 April 2012 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Balai PSDA Serang Lusi Juana (Seluna) memperingati hari Kartini yang ke-133 dengan tema \"DENGAN SEMANGAT KARTINI KITA GALANG BERSAMA GERAKAN PENANGGULANGAN HIV-AIDS BAGI PEREMPUAN DAN ANAK DI JAWA TENGAH\" yang dilaksanakan di oproom Gunungrowo dihadiri semua pengurus dan anggota kurang lebih 60 orang.

Acara dimulai pukul 09.00 wib, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu Ibu Kita Kartini yang dipimpin oleh Ibu Subandi. Kemudian dilanjutkan laporan ketua panitia dan pembacaan selayang pandang perjuangan Ibu Kartini. Kartini merupakan potret pejuang gerakan emansipasi sejati. Kartini dengan usia yang masih muda beliau suka bergaul dan membaca sehingga mengetahui dan sangat menyadari betapa tertinggalnya perempuan di negerinya. Kartini punya tekad untuk meningkatkan derajat dan kemajuan para kaumnya melalui pendidikan. Untuk merealisasikan cita-citanya beliau mengawali dengan mendirikan sekolah di kota kelahirannya, Jepara. Dengan latar belakang ilmu dan pengalaman yang diperoleh dikumpulkan menjadi sebuah buku yang disebut \"HABIS GELAP TERBITLAH TERANG\".

Selanjutnya sambutan dari Kepala Balai PSDA Seluna Bpk.Ir Noviyanto,Sp.1, dalam sambutannya beliau sangat mendukung adanya pelaksanaan kegiatan hari Kartini."Dengan kegiatan ini diharapkan bisa menginspirasi, memotivasi ibu-ibu dharma wanita persatuan di lingkungan Balai PSDA Seluna untuk bisa lebih kreatif, berwawasan, berpengetahuan, sehingga bisa bersinergi dengan berbagai pihak secara harmonis. Dewasa ini wanita sebagai mitra sejajar dengan pria yang memiliki kedudukan yang sama dalam keluarga, masyarakat berbangsa dan bernegara. Selaras dengan itu kaum wanita memiliki akses serta kesempatan yang luas untuk berperan serta dalam menyelenggarakan kehidupannya dengan harapan dapat mewujudkan impian dirinya dalam mencerdaskan bangsa karena peran utama perempuan sebagai ibu dan pendidik anak-anaknya dilingkungan keluarga disamping sebagai pendamping dan pendukung suami\".

Acara diakhiri dengan do\'a penutup dan dilanjutkan dengan berbagai macam lomba, yang meliputi lomba menyanyikan mars dharma wanita, peragaan busana nasional, merangkai sayur asem budget Rp. 10.000,- dan menghias nasi tumpeng dengan budget Rp. 50.000,- yang diikuti masing-masing 6 orang per kelompok. Usai lomba langsung diumumkan para pemenang lomba dan sekaligus penyerahan hadiah. Semua peserta lomba sangat senang karena bagi peserta yang belum mendapat juara tetap memperoleh hadiah juara harapan. Dengan kegiatan tersebut diharapkan akan bisa berlangsung setiap ada peringatan hari-hari besar nasional. (DWP)

"Air itu Hidupku, Sungai itu Nadiku, Maritim Adalah Budayaku"
- BPUSDATARU Seluna
Close