Heading News

07 Sep 2011 09:51

Kemampuan Air Waduk Kedungombo Memenuhi Penggunany

Sejak pelepasan (rilis) air kemaren tanggal 06 September 2011 hingga hari ini, ketinggian muka air waduk telah berkurang menjadi 88.54 m dari permukaan laut dari sebelumnya 88.63 m dpl.

Menurut perhitungan dari Unit Alokasi Air Balai PSDA Serang Lusi Juana, bahwa air untuk irigasi diperkirakan habis pada tanggal 20 Desember 2011 atau setelah 105 hari sejak dialirkan, apabila dialirkan terus-menerus sebesar 55 m�/dt dan tanpa adanya air aliran masuk (inflow) ke waduk.

Sedangkan air untuk air minum yang harus dialirkan terus-menerus sebesar 1,5 m�/dt hanya mampu sampai dengan 8 bulan ke depan sejak tanggal 06 September 2011, setelah muka air waduk mencapai 67.50 m dpl air tidak boleh dialirkan lagi guna menjaga kestabilan dan kelestarian waduk sendiri. Untuk persediaan air minum tidaklah mengkhawatirkan karena ada harapan sebelum air habis sudah ada pemasukan air waduk akibat musim hujan yang akan datang.

Untuk air irigasi dengan luas areal seluas 63 ribu hektar yang dirilis sebesar 55 m�/dt atau setara dengan 4,75 juta m� per hari hanya mampu mencukupi selama masa tanam pertama (MT.I) pada musim tanam tahun ini (2011/2012). Sedangkan untuk mencukupkan pasokan air pada MT.II sangat tergantung dari adanya air hujan baik yang masuk ke waduk maupun langsung di areal.

Dari pihak Balai PSDA Seluna menghimbau kepada para pemakai air tidak berlebihan dalam pemakaian air baik yang menggunakan sistem gravitasi yang sudah lebih lama keberadaannya maupun yang menggunakan sistem pompanisasi yang telah disepakati. Selain itu diharapkan semua pihak dapat meminimalisir kehilangan atau penggunaan air di luar yang telah disepakati pada musyawarah-musyawarah sebelumnya.

"Air itu Hidupku, Sungai itu Nadiku, Maritim Adalah Budayaku"
- BPUSDATARU Seluna
Close